DENSO Indonesia Dukung Program Pemagangan Nasional, Menteri Ketenagakerjaan Lakukan Peninjauan
DENSO Indonesia Dukung Program Pemagangan Nasional, Menteri Ketenagakerjaan Lakukan Peninjauan
DENSO Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan pendidikan Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Melalui program Pemagangan Nasional, DENSO Indonesia mewujudkan konsep Link and Match yang menghubungkan dunia pendidikan dengan industri dengan berkolaborasi bersama Kementrian Ketenagakerjaan. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja langsung sekaligus mengasah keterampilan mahasiswa agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Dengan demikian, para lulusan diharapkan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu berkontribusi secara optimal.
Sebagai langkah nyata, pada Oktober 2025 DENSO Indonesia melalui Program Pemagangan Nasional merekrut 20 peserta magang dari berbagai universitas di Indonesia. Selama program berlangsung, peserta mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan khusus karyawan serta pendampingan dari mentor profesional, sehingga mereka memperoleh pengalaman kerja yang relevan dan bernilai.
Pada 7 November 2025, DENSO Indonesia yang dikenal sebagai salah satu perusahaan manufaktur komponen otomotif terkemuka di dunia, menjadi lokasi kunjungan resmi Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch I. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Yassierli menekankan pentingnya pemagangan sebagai sarana bagi para fresh graduate untuk mempelajari praktik kerja yang lebih kompleks dan multidisipliner. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy menambahkan bahwa program ini memberikan peluang bagi peserta untuk memperoleh pengalaman langsung di perusahaan besar, sehingga mereka lebih siap bersaing di dunia kerja.
Melalui program ini, DENSO Indonesia membuktikan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.